Rabu 30 Juli 2008,
Awalnya sih dapat amanah untuk ngisi pelatihan blog.
Tapi ketika sudah sampai di lokasi yaitu di SMP 2 Sultan Agung Kalinyamat pukul 14.00, laburaturium komputernya masih di kunci. daripada membuat temen-temen peserta kecewa akhirnya kami isi dengan fun game sampai pukul 16.00 kemudian dilanjutkan dengan pengajian peringatan ISRO’ MI’ROJ.
Workshop ini berlangsung di Hotel Palma Sragen 27-28 Juli 2008
Pesertanya dari perwakilan SMA/Sederajat Kab. Sragen.
Selain Seminar dan Workshop kegiatan ini juga melakukan audiensi ke Gedung DPRD, gedung Bupati, dan Gedung DPC Golkar.
Ku mendapat amanah untuk menjadi Obsever di acara ini.
Acaranya seru mulai dari tanya jawab dan juga diskusi tentang pengertian politik, fungsi parpol, tugas parpol.
Buat kamu-kamu yang belum sempet ikut. hubungi aja INSED Sragen atau lewat email ke adinda_paradise@yahoo.co.id


Ingat ini bila lagi down
Ø Bagaimana cerita Imam Abu Hatim yang pernah mengalami keadaan sangat memprihatinkan. Imam Abu Khatim mengatakan, “Ketika sedang mencari hadist kondisiku benar-benar sangat memprihatinkan. Karena tidak mampu membeli sumbu lampu, pada suatu malam aku terpaksa keluar ke tempat ronda yang terletak di mulut jalan. Aku belajar dengan menggunakan lampu penerangan yang dipakai oleh tukang ronda. Dan terkadang tukang ronda itu tertidur, aku yang menggantikannya ronda.” Sementara aku??, “maka nikmat TuhanMu yang manakah yang kamu dustakan?” Deg...Rabbi, terima aku kembali dalam rengkuhan kenikmatan bersama-Mu...
Ø Pun kisah Imam Bukhari yang tidak memiliki apa-apa. Sampai pakaian pun tidak punya, sehingga ia terhalang dari menulis hadits. Umar bin Hafesh Al-Asyqar mengatakan,” Selama beberapa hari kami tidak mendapati Bukhari menulis Hadist di Bashrah. Setelah dicari ke mana-mana akhirnya kami mendapatinya berada di sebuah rumah dalam keadaan telanjang. Ia sudah tidak punya apa-apa. Atas dasar musyawarah kami berhasil mengumpulkan uang beberapa Dirham lalu kami belikan pakaian untuk dipakainya. Selanjutnya ia mau bersama-sama kami lagi meneruskan penulisan hadist.” Sementara aku dy...tiap hari bisa berganti baju.